Pages - Menu

Sabtu, 28 Maret 2015

Protokol Internet,Perbedaan Client Server dan Peer to Peer


 CONTOH MACAM-MACAM PROTOKOL INTERNET

1. HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen
dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.


2.FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

3.SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

4.POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.

5.IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.

2.Perbedaan Client Server dan Peer to Peer

JARINGAN CLIENT SERVER

Yang pertama adalah tipe jaringan Client Server, jaringan ini memiliki dua komponen utama, Yaitu Server dan Client (Workstation). Apa itu SERVER dan WORKSTATION ??? ,….. Yang di maksud dengan Server, adalah komputer pusat yang menyediakan semua fasilitas data yang berada dalam sebuah jaringan bagi komputer lain. Sedangkan Workstation itu sendiri merupakan komputer yang menggunakan atau menerima fasilitas yang disediakan oleh Server. Jadi biasanya Server hanya ada satu, yang bisa menyimpan dan membagikan segala jenis data dan fasilitas yang dibutuhkan oleh komputer lain. Server didalam jaringan Client Server biasa disebut dengan Dedicated Server.

Untuk kelebihan dan kekurangan dari tipe jaringan Client Server ini adalah sebagai berikut :

Kelebihan

- Dari segi kecepatan, tipe jaringan ini memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi , dikarenakan
  SERVER tidak dibebani sebagai Workstation.
- Dari segi Back Up, tipe jaringan ini memiliki sistem Back Up dan keamanan yang lebih baik,
   dikarenakan Back Up dilakukan terpusat pada server.
- Dari segi keamanan dan administrasi, Tipe jaringan ini lebih baik, dikarenakan hanya ada satu
  pemakai saja yang bertugas sebagai Administrator yang mengatur Sistem keamanan dan
  Administrasi dalam jaringan.

Kekurangan

- Segala jenis hubungan antara Server dan Workstation , tergantung seluruhnya kepada Server, Jika
  server mengalami gangguan , maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Biaya operasional yang mahal.
- Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik yang akan dijadikan
  sebagai Server.

JARINGAN PEER TO PEER

Yang kedua adalah Tipe jaringan Peer to Peer,  Jika seperti pada tipe jaringan Client Server, dimana terdapat sebuah komputer yang bertindak sebagai Server yang berperan sangat penting dalam mengelola sebuah jaringan,  pada tipe jaringan Peer to Peer, setiap Komputer / Workstation dapat bertindak sebagai Server maupun sebagai Workstation (Client). Sehingga tidak ada perbedaan antara Server dan Workstation (Client). Selain itu juga, dalam Jaringan Peer to Peer ini , tidak perlu menggunakan HUB / SWITCH untuk menghubungkan dua buah PC / Laptop, karena untuk menghubungkan keduanya, dapat dihubungkan secara langsung menggunakan kabel UTP tanpa perantara. Dalam jaringan Peer to Peer inipun, setiap PC / Laptop yang saling terhubung dapat saling berbagi sumber daya dalam jaringan tanpa harus dikendalikan oleh salah satu PC/Laptop yang  terhubung, karena semuanya memiliki hak akses yang sama dan tidak dibatasi.

Dalam jaringan Peer to Peer pun tidak perlu menggunakan Operating System (OS) khusus untuk Server, karena pada tipe jaringan ini tidak memiliki sebuah Server. Untuk menghubungkan 2 buah PC / Laptop menggunakan kabel UTP, harus menggunakan kabel UTP yang bertipe Crossover, karena jika menggunakan tipe pengkabelan Straight Through, maka kabel LAN tidak akan terkoneksi, terkecuali LAN Card atau Ethernet yang kawan-kawan gunakan sudah mendukung Straight Through.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari Tipe Jaringan Peer to Peer ini adalah sebagai berikut :

Kelebihan

- Biaya instalasi yang lebih murah.
- Tidak memerlukan OS Khusus untuk server.
- Tidak membutuhkan administrator.
- Kelangsungan jaringan tidak bergantung pada server, Jadi, ketika salah satu PC / Laptop
  mengalami gangguan , maka jaringan tidak akan terganggu.

Kekurangan

- Tingkat keamanan kurang.
- Tidak cocok digunakan untuk Jaringan berskala besar dan kompleks.
- Troubleshooting jaringan lebih sulit.
- Kemampuan kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan Client Server


Sumber : http://tiche2.blogspot.com/2009/02/beberapa-contoh-protokol-jaringan.html

                http://hermansyah.info/perbedaan-tipe-jaringan-client-server-dan-peer-to-peer/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar