Pages - Menu

Selasa, 31 Maret 2015

Memupuk Semangat Wirausaha sejak Muda

Saat ini semakin banyak anak muda mulai berwirausaha. Semangat mereka pun perlu dukungan banyak pihak.
Wakil Ketua Kadin Jabar Bidang UMKM Iwan Gunawan menyebutkan, jiwa wirausaha itu harus dipupuk, bukan oleh diri sendiri tapi juga oleh lingkungannya.
“Pemicunya ada dalam diri masing-masing, ada bakat juga menentukan. Namun hal itu juga butuh dukungan lingkungan dan tentu pasar. Itu harus dibentuk atau sudah ada, kejelian diperlukan di sini,” kata Iwan Gunawan.
Menurut Iwan, pemicu jiwa wirausaha sendiri sudah banyak seperti program pencetakan 100 ribu wirausahawan baru yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kompetisi wirausaha mahasiswa oleh perbankan BUMN maupun berbagai program pendampingan bisnis lainnya.
“Bisnis tidak bisa dipaksakan. Namun semua orang memiliki memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis,” tuturnya.
Menurutnya, kendala modal awal jelas menjadi hambatan. Meski begitu, dia menilai, yang terpenting dalam berusaha adalah keberanian untuk memulai memanfaatkan modal yang ada. Selain itu, seorang pelaku usaha dituntut untuk membuktikan diri bisa mempertahankan usaha, memperluat dan sustainable dalam produksinya dengan sasaran pasar yang jelas.
“Kajian pasar penting, jangan sesekali berproduksi sebelum melakukan penjajakan pasar. Spekulasi perlu tapi harus rasional, pasar bisa dibuka dan juga bisa memanfaatkan segmen yang sudah ada,” pesannya.
Di sisi lain, dia juga melihat upaya yang dilakukan oleh para pelaku usaha untuk melakukan pendampingan terhadap wirausahawan muda merupakan peluang yang harus dimanfaatkan mahasiswa. Pelatihan-pelatihan, kata Iwan, merupakan bekal berharga di samping harus bisa memiliki inovasi dan kreativitas dalam membaca serta menangkap kebutuhan dan permintaan pasar.
“Untuk mempertahankan kesinambungan usaha, perlu dibangun jaringan dan membentuk komunitas sehingga produk yang dihasilkan bisa lebih besar. Jangan khawatir keuntungan bisa berkurang, karena dengan kekuatan lebih besar peluang untuk mendapatkan pasar lebih besar juga sangat memungkinkan,” katanya.
Sedangkan tantangan bagi pelaku usaha adalah mempertahankan kelangsungan usaha. Hal itu pula yang menentukan untuk mendapat peluang menembus pasar yang lebih besar, akses perbankan dan lainnya.
“Kelangsungan usaha menjadi salah satu penentu masuk pasar, juga prasyarat menjadi usaha yang bankable. Mempertahankan kelangsungan usaha lebih sulit dibanding mendirikan usaha baru atau mencetak pengusaha baru,” imbuh Iwan. 
#Article Source:http://news.okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar