Pages - Menu

Kamis, 15 Januari 2015

Media Belajar bagi Anak Penyandang Autisme

Berbeda dengan anak-anak normal pada umumnya, anak-anak autis membutuhkan penanganan khusus sehubungan dengan kegiatan belajar dan media belajar anak.
Jika anak-anak normal bisa duduk tenang di dalam kelas sambil mendengarkan penjelasan guru, anak-anak autis tidak bisa melakukan hal serupa. Inilah alasannya mengapa mengajar anak autis menjadi salah satu hal yang menarik dan menantang.
Sekalipun tidak selancar atau secepat anak-anak normal, anak autis sebenarnya memiliki kemampuan untuk bisa diajar membaca, menulis, atau bahkan belajar hal-hal lain.
Hanya saja prosesnya akan lebih lama sehingga dibutuhkan ketekunan dan kesabaran yang ekstra. Tentunya, dengan menggunakan media belajar anak yang berbeda pula.
Pada dasarnya, autisme akan mempengaruhi kemampuan sesorang untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi secara efektif. Pasalnya, autisme merupakan bentuk kelainan genetik yang bahkan tidak mungkin disembuhkan.
Namun, hal ini tentu saja tidak bisa diartikan bahwa anak autis tidak bisa menjalani kehidupan normal layaknya kebanyakan orang. Pasalnya, masing-masing anak autis akan mengalami pengaruh autism yang berbeda-beda.
Seorang anak autis mungkin saja sangat sedikit bicara dan bahkan menjadi sangat pendiam. Sementara anak autis yang lain justru berperilaku hiperaktif, kompulsif dan bahkan ekstrim.
Jika menengok ke sekolah-sekolah khusus untuk anak autism, maka Anda akan melihat bagaimana anak-anak autis juga bisa belajar bahasa, aritmatika, kesenian, dan lain sebagainya persis seperti anak-anak normal.
Namun, pembelajaran di sekolah khusus autism tentu menggunakan metode dan media belajar anak yang khusus. Hal ini salah satunya didasarkan pada perilaku anak autis yang bisa agresif dan mudah marah, yang tentu saja akan menyulitkan guru-guru yang memberikan pelajaran.
Nah, berikut ini akan dijelaskan tentang beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai metode dan media belajar anak autis, diantaranya:
Gunakan gambar
Langkah paling simpel untuk mengajarkan sesuatu bagi anak penyandang autisme adalah dengan menggunakan gambar. Misalnya, ketika ingin melatih anak autis untuk membaca atau berhitung.
Pengajar harus menyiapkan properti berupa gambar-gambar yang bisa membantunya mengerti angka atau huruf. Dengan begitu, anak autis akan lebih mudah mengingat huruf-huruf atau angka-angka yang sudah diajarkan.
Dengan bercerita
Cerita bisa digunakan sebagai media belajar anak autis. Misalnya, ketika pengajar ingin menceritakan tentang cara kerja mobil. Selain membutuhkan gambar-gambar mobil, pengajar juga harus bisa membacakan cerita-cerita yang berhubungan dengan mobil, entah cara kerjanya, jenis-jenisnya, maupun cara-cara penggunaannya.
Gunakan video
Anak autis akan mudah bosan ketika pengajar banyak memberikan penjelasan atau terlalu banyak menerangkan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan mereka tidak bisa diam, berlarian, atau bahkan keluar dari kelas. Nah, cara yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini adalah menjadikan video sebagai media belajar.
Caranya, dengan memutarkan video-video yang sifatnya edukasi atau medidik. Biasanya, di dalam video-video tersebut bisa disisipi pelajaran berhitung ataupun mengeja. Inilah salah satu trik untuk mengajar anak autis yang cenderung bisa diterima mereka.
Berkesenian
Salah satu yang tergolong baik untuk diajarkan pada anak autis adalah tentang kesenian. Beberapa jenis kesenian seperti menggambar, melukis, memahat, menari, bernyanyi, atau bahkan bermain musik akan sangat baik untuk dijadikan media belajar.
Misalnya, dengan menari, anak-anak autis akan memahami irama, ketukan, dan hitungan. Dengan begitu, secara tidak langsung mereka sudah belajar berhitung.
Bisa juga menerapkan pemahaman atas benda-benda disekitar dengan cara menggambar dan mewarnai. Sediakan gambar benda-benda di sekitar yang belum diwarnai. Ajaklah anak-anak autis untuk belajar menghubungkan garis dan mewarnai gambar tersebut. (bil)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar