Jilbab mempunyai nilai fungsi dalam kehidupan seorang wanita, yaitu:
Ø
Melindungi muslimah dari fitnah. Sudah menjadi kenyataan bahwa daya
tarik perempuan bagi laki- laki merupakan tipu daya tak bisa dianggap
enteng. Seperti tragedi antara Nabi Yusuf dan Zulaikha. Wanita memang
menarik, tapi bukan berarti ia hidup untuk menarik perhatian lawan
jenis. Tetapi wanita muslim hidup hanya untuk Allah SWT yakni Tuhannya,
dengan cara menjalankan keinginan Tuhannya, yang membuat dirinya jauh
dari fitnah . Allah memerintah muslimah untuk menutup auratnya (jilbab),
demi kebaikan hidup muslimah sendiri. Agar tidak diganggu oleh laki-
laki yang bernafsu liar. Jilbab ini dapat meredam daya tarik tubuh luar
biasa, sehingga seorang muslimah akan jauh dari godaan laki- laki
pengumbar hawa nafsu. Hendaklah mengulurkan jilbabnya keseluruh
tubuhnya, karena itu mereka tidak akan diganggu. [QS. Al- Ahzab: 59].
Ø
Mengangkat derajat dirinya di mata Allah. Dengan berjilbab, seorang
muslimah akan senantiasa meluruskan niat dan menjaga perilaku agar dalam
koridor penghambaan diri kepada Allah, bukan kepada mahluk- Nya.
Berjilbab baginya adalah ibadah, apabila ibadahnya ingin diterima oleh
Allah, maka ia akan berusaha berjilbab yang sesuai dengan ketentuan-
ketentuan Allah semata.
Ø
Menjadi kontributor dalam menciptkan lingkungan sehat. Dengan
berjilbab, ada suatu keinginan untuk memperbaiki diri terus- menerus,
dan menggali Al-Islam lebih mendalam. Sikap ini akan membangun keinginan
dirinya untuk menjadi suri tauladan bagi lingkungan yang tidak Islami.
Ø
Sebagai perisai dari perbuatan tercela. Jilbab akan mempunyai nilai
kemuliaan Islam, gambaran keindahan diri muslimah, dan akan menjadi
benteng kekuatan dari perbuatan tercela dan tipu daya syaithon. Apabila
niat memakainya adalah hanya untuk Allah, dan karena Allah semata, serta
tujuan hanya untuk melaksankan perintah Allah semata. Apabila ada
bisikan syaithon yang mengajak untuk melanggar aturan Allah, maka akan
teringatlah dengar jilbabnya, bahwa sesungguhnya jilbab ini adalah
identitas kemuliaan Islam, bukti ketaatan dirinya pada Allah, dan merasa
malu melanggar janji dirinya pada Allah. Ia akan selalu mengingat bahwa
hidup untuk beribadah kepada Allah dengan selalu berusaha perintah-
Nya. Ia akan selalu mengingat pada perkataan Rabbnya kepada dirinya
yakni:
“… dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dalam dadanya, dan janganlah menampakan perhiasanya.” [An- Nissa: 31].
“Hendaklah
mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu
supaya mereka mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.
Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Al- Ahzab : 59].
Jadi,
nilai dan fungsi jilbab seorang muslimah akan menentukan bagaimana dia
berpenampilan dan berprilaku di kehidupannya. Apabila seorang muslimah
berjilbab benar sesuai ajaran Islam yang shahih, maka akan nampak
kemuliaan yang terkandung di dalam kehidupannya, insya Allah.
Resep sederhana untuk mengangkat derajat wanita :
* Memakai busana muslimah yang menutupi seluruh badan selain wajah dan kedua telapak tangan.
*
Memakai bentuk baju yang tidak ketat dan tidak membentuk tubuh. Serta
baju yang dipakai tidak tipis temaran sehingga warna kulit masih bisa
dilihat.
* Jenis baju yang digunakan tidak menyerupai laki laki atau wanita non muslim!
* Warna baju tidak membuat menyolok sehingga tidak mengundang perhatian orang.
* Dipakai busana tersebut tidak maksud untuk pamer tapi tulus karena Allah.
* Warna baju tidak membuat menyolok sehingga tidak mengundang perhatian orang.
* Dipakai busana tersebut tidak maksud untuk pamer tapi tulus karena Allah.
Wallahu
A'lam Bisshowab. Semoga
sahabat kami para akhwat di Indonesia khususnya kamu muslimat mampu
untuk memakai jilbab bukan sekedar kerudung.
Wassalamu’alaykum sahabat.. [^_^]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar