Pada dasarnya ini merupakan
salah satu impian dan prioritas utama pada saat di bangku kuliah. Bukan berambisi
untuk di puji atau di kenal orang akan tetapi tidak lain yaitu cita-cita untuk membuat
orang yang dicintai bangga. Menempatkan bliau di tempat khusus barisan terdepan
diantara para wali. Well, tanpa di sangka-sangkat, semua itu nyata.
Allhamdulillah, beryukur perjuangan keras, tetesan keringat dan air mata itu tidak
sia-sia. Postgraduate scholarship(S2) sudah di tangan, belum
puas membanggakan beliau hanya dengan sekelumit ini. Lagi-lagi kehidupan,
kadangkala memang di sajikan berbagai pilihan, kali ini di hadapi dengan
pilihan yang sangat sulit, antara orang yang dicintai dan masa depan, mengedepankan
hal yang lebih penting lagi dari apapun yaitu kesehatan orang tua. Saatnya
mengikhlaskan apa yang telah di dapat, sekarang berusaha ada di samping beliau
disaat mereka butuh perhatian anaknya. Sepertinya Dengan ikhlas pilihan ini harus
dijalani. So, mungkin ini belum rezekinya ana, insyallah ada hal lain yang terbaik
telah dipersiapkan Allah.
Yassarallah lanal khaira haitsuma kunna.







0 komentar:
Posting Komentar