Selasa, 24 Maret 2015

Kisah si Ummi “Berkorban demi orang lain”

“inilah aksi beberapa orang yang rela berkorban demi keselamatan orang lain meskipun harus kehilangan nyawa sendiri....”
  Rara duduk di depan tv sambil menyimak berita yang disampaikan. Umminya duduk di belakang Rara di sebuah kursi malas dari rotan, umminya sedang merajut sebuah kaus kaki. Sesekali umminya melihat ke arah tv dan melihat berita sambil menggerak-gerakkan bahu dan tangannya yang pegal.
“ummi, kenapa orang-orang itu mau ya mengorbankan nyawanya sendiri buat orang lain?” Tiba-tiba Rara duduk dan bicara di dekat umminya.
“bantu orang lain itu dapat pahala sayang, itu adalah sebuah kebaikan dan kemuliaan. Rela berkorban demi orang lain itu adalah salah satu sifat para sahabat rasulullah” ummi mengelus kepala Rara.
“Tapi coba deh ummi lihat padahalkan mereka masih bisa hidup kalau nggak bantuin orang lain”
Ummi tersenyum akan pertanyaan putrinya. Ummi lalu menghentikan aktifitasnya dan mengajak Rara duduk di teras rumah yang diterpa angin senja yang sejuk. Ummi lalu merangkulkan tangannya di bahu Rara.
“Rara anak ummi yang paling ummi sayang, kalau suatu saat ummi jatuh ke dalam sungai dan ummi tidak bisa berenang Rara mau berbuat apa?”
“ya tolongin ummi dong” jawab Rara cepat
“nah, begitu juga dengan orang-orang di TV tadi. Mereka ingin membantu keluarga yang mereka kasihi sayang”
“tapi ada juga yang bukan keluarganya sendiri tetap juga dibantu”
“hm, Rara suka kucing kan?! Kalau Rara ketemu kucing sedang terbawa arus sungai Rara mau berbuat apa?”
“bantuin kucing itu ummi, kan kasihan dia nggak bisa berenang” jawab Rara polos
“kenapa? Kalau Rara yang hanyut gimana?”
“hm....tapi Rara bisa berenang ummi”
“kalau Rara misalnya nggak bisa berenang, apa Rara mau biarkan kucingnya hanyut begitu sajakah?”
“hm nggak ummi, kasihan kucingnya. Rara akan berusaha minta bantu sama orang lain. Kalau dibiarkan saja Rara pasti gelisah sekali mikirin nasib kucing itu”
“Rara sayang, kalau sama kucing saja Rara punya rasa iba dan kasih apalagi kepada sesama manusia ciptaan Allah. Ketika kita punya kemampuan untuk menolong dan membantu maka hati kecil kita akan menggerakkan kita untuk membantu begitulah kodrat kita sebagai ciptaan Allah”
“Terus kalau mereka yang kehilangan nyawa itu masih punya keluarga gimana? Kan kasihan keluarganya. Malah nolong yang lain”.
“tadi kan ummi nanya kalau ummi jatuh ke sungai Rara mau bantu selamatkan ummi, iya kan?!. Nah apa Rara nggak mau menyelamatkan diri juga supaya bisa sama-sama ummi pulang ke rumah?”
“ya, mau lah ummi”
“begitu juga dengan mereka sayang, mereka berusaha menyelamatkan orang lain tapi mereka sendiri juga tidak berharap kehilangan nyawa mereka. Mereka juga berusaha untuk menyelamatkan diri. Namun karena kemuliaan hatinya mereka lebih mendahulukan yang lain tanpa mementingkan diri sendiri. Sungguh nyawa seseorang adalah milik Allah sayang. Meskipun tidak membantu menyelamatkan orang lain, jika ajal kita sudah datang maka ia akan datang dengan cara yang tidak kita ketahui. Pengorbanan ummi dalam melahirkan anaknya juga bisa dijadikan contoh, meski kesakitan tapi ummi tetap berusaha melahirkan anaknya dengan harapan ia masih tetap kuat untuk hidup dan dapat melihat serta membesarkan anaknya kelak. Dan masih banyak contoh yang lain pengornanan juga tidak harus kehilangan nyawa sayang, jika bisa selamat semua itu pasti lebih membahagiakan”
Ummi lalu memegang pipi Rara dengan telapak tangannya
“Rara tahu apa yang paling istimewa lagi dari orang-orang tersebut?   Mereka meninggal dengan syahid sayang. Dan balasan bagi kesyahid-an adalah surganya Allah”
“benar ummi?! Wah mulia sekali mereka. Kalau begitu Rara mau bantu orang lain juga ah”
“eit, bantu sesuai kemampuan ya. Perbuatan sia-sia itu juga tidak berguna lho..”
“sip ummi, makasih ya ummi sudah ngajarin Rara tentang pengorbanan” Rara memeluk umminya.
“sifat saling membantu, menolong, tidak mementingkan diri sendiri harus dipupuk dari usia dini agar kita dapat mengamalkan dengan baik dalam kehidupan kini dan nanti”.
#Halaman Perempuan
 
 

0 komentar:

Posting Komentar